←๏ηîģнτζöνєгş๏→
Clic here
←๏•ηîģнτζöνєгş•๏→
Thanks brad/sist atas kunjungan nya,nikmati menu seadanya dlu yach,maklum lg belajar,hehe...
Home
Nimbuzz
Friend
Puisi
18+
Bombus
βζāčķ◦ρяō√ōĉāτōя
puisi cinta
Jika kau butuh satu cahaya lilin Sebagai terang dalam gelapmu Kan ku bawakan kau satu obor Biar cahayamu tak lagi samar Tentangku Salah satu kebahagiaanku Adalah ku yang tlah milikimu Salah satu kesedihanku Adalah yang tak jua mampu bahagiakanmu Salah satu keberanianku Adalah mencoba tuk tetap setia menjagamu Dan salah satu ketakutanku Adalah jika ku harus kehilanganmu Katakan pada dunia Katakan pada dunia Satu cerita tentang kita Biar ia tahu dan mengerti Dan tak lagi mencoba Tuk memisahkan ikatan ini Untuk saat ini Dan untuk selamanya Harummu mendekapku Saat ku menari bersama pelangi itu
Aku menatap tentang hampaku Aku tersentak Aku baru menyadari Bahwa kau ada di sana Aku menghampirimu Memnawa cinta dan kasihku Membuyarkan hayal dalam benakku Bungaku, Harummu mendekapku Aku yang menantimu Aku terdiam dalam sepiku Menantinya meski tak pasti Ada harap di hatiku Ada mimpi Ada sebongkah asa kau kan kembali Kutitipkan cinta ini bersamamu Bawalah… Dekaplah… Hingga kau merasa ku merindu Hingga kau tahu Aku yang menantimu Biarkan jika mentari tlah lelah tuk berpijar Biarkan jika bunga itu tlah malas tuk kembali mekar Tapi ku kan tetap disini Berdiri Sendiri… Menantimu hingga ku lelah sendiri Cinta itu Cinta itu seperti debu Yang tersebar terbawa angina Dan hinggap di setiap apapun yang disentuhnya Tak hanya putih, Tapi juga di hitamnya Tak hanya di batu hitam, Tapi juga di permatanya Cinta kan tetap hidup Cinta kan slalu ada Meski kau coba tuk menepikannya Karena cinta akan slalu hidup Meski kau coba tuk menguburkannya Kau kan tetap temukan cinta Meski kau butakan kedua matamu Bisukan bibirmu Tulikan telingamu Kelukan lidahmu Atau matikan rasamu Karena cinta sejati terlahir dari hati Dan kau Takkan pernah bisa penjarakan hatimu Jauh di lubuk hatiku Ada rasa yang terbesit dari relung jiwa Tentang keinginanku Tentang hayalku Tentang puji-puji keagungan dirimu Mungkin aku seperti gelap Hanya mampu berkata tanpa bersua Hanya mampu ceria tanpa tawa dan canda Dan hanya mampu menangis tanpa air mata Rasa itu terus menggelayutiku tanpa ampun. Tanpa peduli aku menyukainya Atau bahkan membencinya Yang ia tahu hanya menggodaku Dengan segala panorama kepalsuannya Terus.. Terus… Hingga aku membenci diriku sendiri
Log in

XtGem Forum catalog